======================================================================= “Kau kenapa sih?.” Lelaki itu mengetuk-ngetukkan jemari-jemarinya dipermukaan meja dengan ritme random kemudian menggaruk-garuk sendiri kepalanya dengan acak. “Ini vanilla berry milkshake dan mochafloatnya. Silakan menunggu pesanan burger dan twisternya.” Seorang lelaki dengan senyum teduh berpakaian kembar dengan petugas kafe lain membawakan senampan berisi minuman yang telah dipesan lelaki itu. Tanpa aba-aba maupun respon ‘terimakasih’ untuk si pelayan, lelaki itu langsung menyambar...
- August 28, 2013
- 0 Comments